Mendapat Inspirasi dari para penerima Awardee LPDP dan Beasiswa AAS

Tepat 30 Juni 2020 yang merupakan akhir bulan dan hari yang sangat pusing bagi seluruh pegawai terutama bagian penganggaran karena sudah dinantikan untuk menyelesaikan laporan bulanan ataupun melakukan laporan analisis bagian distribusi realisasi sebagai penutup semester satu yang segera diberikan ke atasan langsungnya sebagai bentuk laporan kinerja, dan jika tidak maka IKU tidak tercapai. Kali ini saya selaku pegawai bea cukai bagian persedian bahan bakar minyak kapal patroli di salah satu satker dibawah Kanwil DJBC di Kepulauan Riau ini merasa berbeda dan sangat beruntung untuk mengikuti rangkain acara Sharing Session inisasi INSW / Indonesia Lembaga National Single Window yang berawal dari kata pembuka Bapak Ronald selaku Kepala BPPK sampai pertanyaan dari peserta via slid.do.

Sharing session yang nyantai tanpa ada protokol acara resmi namun memiliki makna yang sangat dalam, karena kata yang keluar dari tiap pembicara terasa sangat mempengaruhi hidupnya dan menjadikan contoh bagi saya pribadi tentunya. Mba Roro selaku Moderator sangat happy sekali membawa suasana dengan jokes dan gaya berbicara yang luwes berhasil membawa acara tersebut sukses dan keren, tentunya acara seperti ini sangat langka saya temui apalagi sebelum pandemi terjadi, sepertinya memang belum pernah menemukannya. Beruntung banyak pimpinan yang memposting acara terserbut sehingga kami sebagai pelaksana sembari mengerjakan laporan dan membuat naskah dinas via nadine ikut multitasking sambil senyum senyum melihat para orang hebat Indonesia berbicara melalui zoom meeting.

Melalui obrolan tesebut yang dibagi ke 4 segmen, sangat terasa tiap narasumber memiliki latar belakang perjuangan dan bhakti yang berbeda. Diawali dengan narasumber Mba Nadhira Nuraini selaku penerima LPDP Awardee di Public Health Scool Harvard mengisahkan 9 bulan kuliahnya dan menjadi speaker pada saat graduation adalah hal yang patut kita apresiasi bersama, beriringan dengan project CLM berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk menangani Covid 19. Langkah nyata beliau juga dibuktikan dengan akan hadirnya platform edutech Ayoblajar yang nantinya 15 Juli 2020 akan launching secara paripurna sebagai bentuk jawaban atas platform pendidikan agar para siswa dapat secara peer to peer dengan guru di sekolahnya. Ditambah perjuangan sebagai wanitia intelektual dan pasangan muda tentunya inspirasi wanita semua.

Dilain sisi hadir sosok pemuda bernama Media Wahyudi Askar berasal  dari pedalaman dan keluarga PNS yang berhasil menempuh kuliah di UGM dan bekerja lalu mendapatkan beasiswa LPDP sejak 2015 hingga 2020 di Manchester University mulai dari S2, master, dan Ph.D, membuatnya kehebohan lain bagi kami kaum yang hanya baru bisa menatap dan masih berandai “mungkin ga yaa aku kayak dia nantinya”. Value kerja keras kami lihat disini karena mulai circle 40 years sampai titik ini tentunya proses yang sangat lama dan saya yakin jarang menikmati kesenangannya, yang terjadi hanya perjuangan dan duka terus mengintai dirinya, tapi pria hebat ini membutkikan bisa menggapai impian gelar tersebut dan kini sudah memiliki banyak pekerjaan diberbagai sisi dan bhakti kepada negerinya diwujudkandengan menciptakan Qbot sebagai aplikasi antrian ditengah covid-19 agar tetap menjaga physical distancing.

Kemudian Ndan Iswandi banna yang ternyata sudah 4 kali mencoba apply scholarship sungguh perjuangan yang sangat hebat bagi hidupnya, dan kini sedang menggapai mimpinya menjadi Ph.D candidate di salah satu universitas di Australia. Beasiswa AAS menghantarkan beliau ke negeri kangoro dan saat ini banyak menerapkan ilmu yang berkaitan dengan lini pekerjaan sebagai Bea Cukai yaitu dalam Barang/Goods untuk trademark or copyright. Sudah menginisiasi sebuah gagasan untuk menghadang peredaran barang palsu di indonesia dan berkontribusi aktif dalam penyusunan PMK yang keluar pada 2018, sungguh bhakti yang tidak ternilai dan pastinya sangat bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia.

            Dari semua narasumber bercerita mengenai kehidupan semasa kuliah di benua Amerika, Eropa, dan Australia membuat kami terus memupuk motivasi bahwa kita sebagai generasi muda Indonesia harus memanfaatkan peluang dan terus semangat belajar demi bhakti karya kepada negeri, agar nantinya sama sama turut dalam andil sebagai pemuda yang akan mengguncangkan dunia. Terimakasih para penyelenggara yang dengan rapi menyusun acara tersebut, semoga kedepan project yang sudah dijalankan para narasumber benar-benar terealisasikan dan bermanfaat bagi kita semua dan INSW sebagai lembaga satu pintu dalam keharmonisan perizinan ekspor impor juga turut diberikan kemajuan teknologi demi Indonesia Maju.

(@agungwidodo24/ Karimun, 30 Juni 2020)

Diterbitkan oleh ruangngobrol.id

Pegawai biasa biasa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: