Resume Ngobrol Seru #2 “Perjalanan Sosok Inspiratif Pimpinan“

@ruangngobrol.id kali ini mendapatkan kesempatan yang berharga, karena kedatangan tamu sangat spesial yang merupakan pimpinan atau pejabat eselon 3 dan 4 dari Bea Cukai PSO Batam dan Bea Cukai Jambi. Obrolan kali ini membahas mengenai catatan perjalanan karier para pimpinan dari lulusan diploma 1 Kepabeanan dan Cukai STAN hingga kini sudah duduk di kursi pimpinan. Bukan main-main peningkatan audience sangat luar biasa dimana kenaikan participant pada zoom ngobrol part 1 berawal 46 orang kini sampai tembus 100 orang, dan pada kanal youtube sebanyak 217 viewers. Kemudian tanpa diragukan lagi dalam bidang penindakan dan atau enforcement di Bea dan Cukai, beliau sudah memiliki banyak pengalaman yang luar biasa saaat ditugaskan pada satuan kerja pada seksi ataupun bidang penindakan dan penyidikan, dan yang terbaru adalah patroli laut bea dan cukai.

            Ahli dalam menembak dan seorang binaragawan membawanya banyak prestasi dan penghargaan yang digapainya, hal ini ditekuni sejak 2003 hingga sekarang. Bukan hal yang mudah untuk menjaga fokus dan tetap konsisten latihan untuk menggelutinya, tentunya berawal dari sebuah tujuan ataupun goal yang ingin dicapai dan disesuaikan dengan kemampuan yang ada. Usaha akan berbanding lurus dengan hasilnya, itu pasti dan hukum alam. Ketika berusaha kuat, tapi hasilnya kurang memuaskan harus tetap fokus dan jangan ada kata menyerah. Filosofi hidup yang dipegangnya adalah layaknya bermain olahraga Bola Voli yang mengedepankan teamwork yang mempunyai peran masing-masing dan bekerjasama untuk mendapatkan hasilnya,serta harus selalu bersama sama mendukung satu sama agar terus bermain berjuang hingga pertandingan usai. Perjalanan karier nya dimulai pendidikan di BDK Medan dan mengawali menjadi operate consule melalui sertifikasi IBM, Oracle, dan lembaga ilmu komputer lainnya membawa menjadi seorang database administrator dan kini hijrah ke dunia penindakan sesuai berjalannya waktu. Pikiran positif yang selalu disinkronkan dengan tindakan sejalan perjalanan kariernya hingga kini yang membawa dirinya terus optimis terhadap apa yang sedang dihadapinya.

            Dilanjutkan dengan perbincangan menarik dengan Komandan pangkalan sarana operasi bea dan cukai Tipe B Batam, Komandan Waloyo. Berawal dari “tukang ketik” pada bagian intelejen KP DJBC membuatnya belajar lebih dahulu karna selain menjadi sekretaris, beliau juga belajar ilmu-ilmu intelejen yang dilakukannya saat membaca ataupun menulis ulang berkas yang sedang diperiksanya. Bertemu para pimpinan yang menjadikan mentor, membuatnya menjadi pribadi yang kuat dan tahan banting, termasuk kini menjadi komandan patroli laut yang merupakan tantangan baru baginya. Pengalaman yang tidak sesuai background membuatnya harus bersyukur, dan harus tau situasi yang akan dihadapi. Prinsip kinerja beliau pada bea cukai yang selalu dipegang yaitu Kualifikasi, Kompetensi, dan Kinerja harus berjalan beriringan. Hal yang sama dilakukan oleh Komandan Waloyo dan Heri Sustanto adalah selalu psoitif dan fokus dengan apa yang ada didepan mata dan mau ga mau ataupun suka tidak suka harus upgrade diri.

Pada sesi tanya jawab, terbesit audience bertanya untuk bagaiamana menyikapi ketika kondisi tidak nyaman ataupun demotivasi?, dengan pengalaman beliau, hal ini dijawab dengan mudah bahwa pasti di dunia ini akan mengalami kondisi tersebut dan tinggal waktu Tuhan yang akan menentukan sesuai kadarnya masing-masing, jadi kuncinya harus kembali ke motivasi kita untuk bercoba berkhusunudzon / prasangka baik dengan apa yang akan dihadapinya. Kutipan “akademis tidak menjamin kompetensi” -nadiem makarim menjadi angin segar kepada kita bahwa harus selalu mengasah soft skill yang dimilikinya masing-masingdan jangan minder ketika secara tingkat akademis maka ukurannya rendah dan sebatas itu. Manusia akan sering terjebak di comfort zone dan merasa cukup, oleh karenanya hal itu yang harus dihindari . Memanfaatkan opportunity disetiap penugasan, jangan sampai merasa terbuly yang berakhir tidak akan mendapat hikmah dari penugasan tersebut.

Ketika terjadi kejenuhan / “mandek” pasti semua orang akan mengalaminya, maka yang harus dilakukan adalah melakukan review terkait tujuan yang sedang dilakukan dan jangan sampai bingung dan harus kembali fokus seperti rekomendasi untuk menonton film “couch carter’. Pandangan beliau kedua narasumber memang sangat terbuka dan memiliki cara pandang yang diakui top banget, seperti hal nya qadar atau digariskan Tuhan YME yang harus disyukuri atas nikmat yang sudah diberikannya dan kembali fokus terhadap apa yang harus diperkuat terhadap apa yang sudah diterima saat ini agar tidak mengulangi luka saat kebelakang, dan terus menatap masa depan yang lebih baik.

 Setiap profesional pernah jadi amatir. Seorang ahli dulunya seorang pemula. Jadi, milikilah impian besar dan dimulai dari sekarang ! -anonim

Karimun, 5 Juli 2020 (@agungwidodo24)

Diterbitkan oleh ruangngobrol.id

Pegawai biasa biasa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: